![]() |
| Staf Pelatih Timnas Menjadi Korban Pelemparan Oknum Suporter Vietnam |
Seusai dipastikan melaju ke final Piala AFF 2016 usai menghadapi Vietnam dalam semifinal leg kedua, bus yang ditumpangi Timnas Indonesia tiba-tiba pecah kaca akibat dilempar batu oleh oknum suporter Vietnam tidak jauh dari Stadion My Dinh, Hanoi.
Bandung menceritakan, ketika kejadian pecah kaca tersebut, bus Timnas Indonesia hanya dikawal oleh satu pihak kepolisian.
Kejadian yang menimpa Boaz Solossa dkk terjadi ketika jalanan sekitar Stadion My Dinh macet parah, akibat banyaknya suporter Vietnam yang keluar dari stadion secara serentak.
"Saat itu secara tiba-tiba sebelah kanan kaca bus dilempar batu dari jarak dekat oleh oknum suporter yang tidak jelas diketahui darimana," kata Bandung.
"Pelaku langsung kabur begitu saja. Batu besar tersebut masuk di dalam bus," sambungnya.
Atas kejadian tersebut, lanjut Bandung, Pelatih Kiper Timnas Indonesia, Gatot Prasetyo, dan Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, mengalami luka.
Luka ringan tersebut didapat akibat pecahan kaca yang mengenainya.Sambil menunggu pergantian bus, para pemain Timnas Indonesia disambangi oleh KBRI bersama Pertahanan RI di Hanoi untuk memberikan tambahan pengawalan.
"Kami pun akhirnya sudah sampai ke hotel dengan selamat. Kejadian ini juga sudah kami laporkan ke AFF," kata Bandung.
Indonesia sukses melaku ke final Piala AFF 2016 usai menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 pada semifinal leg kedua.
Dengan hasil itu, agregat kedua tim dimenangkan Indonesia menjadi 4-3 atas Vietnam.
Sebab, sebelumnya pada semifinal leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia meraih kemenangan 2-1 melawan The Golden Stars. (SuperBall.id/Mochamad Hary Prasetya)
