Jumat, 09 Desember 2016

Elite Media News

Inilah Alasan Ahok Ngebet Pengen Beli Tanah Bekas Kedubes Inggris

Ahok Saat Kampanye di Cipete @merdeka.com
Elite Media News - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) melanjutkan rencana pembelian lahan bekas Kedubes Inggris direncanakan Joko Widodo. Alasannya, Pemprov DKI Jakarta akan menjadikannya sarana bagi demonstran dan lokasi ruang kontrol.Ahok mengatakan, berdasarkan aturan pemerintah harus menyediakan lahan untuk menyampaikan aspirasi. Rencananya lahan berada di dekat Bundaran Hotel Indonesia itu akan menjadi taman untuk melakukan demonstrasi.

"Secara undang-undang kan harus ada tempat demo. Terus kita juga pengen ada satu pusat tempat wisata untuk komunikasi, kamu kalau bisa nongkrong di situ bisa lihat semua monitor MRT, LRT, kereta api, bus itu baik. Terus kalau kita beli ke dubes jalannya akan kita buka. Kan mesti ada tempat demo juga kan kita bukan kan. Kalau ke dubes itu kita beli kan kita buka," kata Ahok di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/12).

Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur ini mengharapkan, taman yang berada di lahan seluas 4.185 meter persegi ini dapat menjadi ruang terbuka. Sehingga orang-orang yang bekerja di perkantoran mampu menikmati taman di pusat kota.

"Di luar negeri kan begitu. Makin pusat kota pasti ada taman, kalo di Washington di mana supaya orang-orang kantoran itu bisa nikmatin taman di situ kan nah jadi sebetulnya kalau kamu mau liat air mancur menari di Bundaran HI 24 jam daerah situ nanti gitu loh," terangnya. (merdeka.com)
Elite Media News

Sandiaga Uno Berjanji Tingkatkan Ekonomi Warga Jakarta

Sandiaga Uno , Foto : Jesika Carina kompas.com
JAKARTA, Elite Media News- Bakal Cagub DKI Jakarta Sandiaga Uno memiliki pendapat sendiri mengenai situasi perekonomian warga Jakarta.

Dia mengatakan sedang terjadi krisis lapangan pekerjaan sebagai dampak gelombang PHK yang besar.

"Imbasnya semakin susah mencari pekerjaan. Semakin menurun pula penghasilan warga Jakarta dan biaya hidup semakin tinggi," ujar Sandiaga di Kemayoran, Minggu (27/3/2016).

Berbekal pengalamannya sebagai pengusaha, Sandiaga memiliki rencana sendiri untuk mengatasi masalah itu. Menurut dia, ada beberapa hal yang akan dia lakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi Jakarta. Dia ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif.

"Kemudian mendorong wirausaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Pemerintah harus hadir di sini sebagai fasilitator," ujar Sandiaga.

Kemudian, Sandiaga akan berupaya melakukan stabilisasi harga bahan pokok di pasaran. Caranya adalah dengan cara memotong sependek mungkin rantai distribusi suatu barang. Sehingga, harga juga semakin terjangkau.

"karena rantai distribusi yang terlampau panjang ini membuat harga fluktuatif dan tidak terjangkau bagi rakyat kecil," ujar Sandiaga. (kompas.com)
Elite Media News

Ibu-Ibu Kelurahan Sukabumi Kerubungi Sandiaga Uno

Politisi Gerindra, Sandiaga Uno mendatangi masyarakat RT 9 RW 4 Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat Kompas.com/David Oliver Purba
JAKARTA, Elite Media News—Politisi Partai Gerindra sekaligus pengusaha, Sandiaga Uno, menjadi pusat perhatian ketika mendatangi warga di Kelurahan Sukabumi, Jakarta Barat, Selasa (29/3/2016).

Warga yang didominasi oleh ibu rumah tangga ini tersenyum semringah dan tampak malu ketika Sandiaga datang menyalami mereka satu per satu.

"Selfie dulu Pak Sandi," kata ibu-ibu rumah tangga yang berkerumun tersebut dengan senyum lebar.

Sandiaga memenuhi permintaan warga yang ingin berfoto dengannya. Segera, puluhan wanita paruh baya itu mengerubunginya.

"Sini, Pak, foto, ada yang janda, nih," kata seorang ibu bercanda kepada Sandiaga.

Tak ingin kalah, Sandi pun membalas candaan ibu tersebut. "Ayo mari yang ingin selfie, mana tadi yang janda?" seloroh Sandiaga.

Sebelumnya, warga Sukabumi mengaku tak mengenal sosok Sandiaga Uno. Warga hanya tahu, mereka dikumpulkan untuk mendengarkan penyuluhan.

Sandiaga Uno bertemu dengan warga Kelurahan Sukabumi untuk menghimpun aspirasi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantarkannya lebih dekat ke kursi DKI 1 pada tahun depan. (kompas.com)
Elite Media News

Ini dia Penyebab Elektabilitas Sandiaga Uno tak Kunjung Naik

Jessi Carina / Kompas.com
JAKARTA, Elite Media News - CEO Cyrus Network Hasan Nasbi mengatakan, elektabilitas bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak juga meningkat.

Hal ini, menurut dia, dikarenakan Sandiaga hanya dikenal oleh kalangan kelas menengah ke atas. (Baca: Sandiaga Uno Gencar Dekati Warga).

"Segmen Sandiaga benar-benar di kelas profesional dan pengusaha muda. Sisanya susah mengembangkan elektabilitasnya di luar itu," kata Hasan, kepada wartawan, di Matraman, Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Meski sudah bersosialisasi dan turun ke tengah-tengan masyarakata, kata dia, Sandiaga masih belum mampu menarik minat warga.

Sandiaga dengan karakternya itu belum mampu menyentuh warga di luar kelas menengah.

"Kan profesional dan pengusaha itu kecil lingkupnya. Masyarakat di luar itu, dia belum dapat," kata Hasan.

Sandiaga merupakan bakal calon gubernur yang masuk dalam tim penjaringan oleh Partai Gerindra. (Baca: Ini Tips Menjadi Pengusaha dari Bakal Calon Gubernur Sandiaga Uno).

Sandiaga bersaing dengan anggota DPR Biem Benyamin, anggota DPRD DKI Mohamad Sanusi, hingga mantan Wakil Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Partai besutan Prabowo Subianto itu memiliki 15 kursi di DPRD DKI Jakarta sehingga harus berkoalisi dengan parpol lainnya untuk mengusung pasangan cagub dan cawagub. (kompas.com)
Elite Media News

Janji Sandiaga Uno Kepada Persija

Sandiaga Uno saat Lari pagi di Kanal Banjir Timur / kompas.com
JAKARTA, Elite Media News - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno turut menanggapi polemik klub sepak bola asal Jakarta, Persija.

Ia menawarkan solusi untuk menghidupkan kembali kejayaan Persija. (Baca: Sandiaga: Jagokan Persib Deh Biar Ridwan Kamil Senang ).

"Saya akan bekerja sama dengan aktivis-aktivis, dengan dunia usaha, supaya bisa dikelola lebih profesional," kata Sandiaga saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Sebagai pengusaha, Sandiaga menilai niat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk mengambil alih pengelolaan Persija di bawah BUMD PT Jakpro kurang tepat.

"Kita enggak bisa ambil alih, masih banyak ekonomi yang belum tersentuh. Rakyat enggak memberi mandat untuk investasi itu," kata Sandi.

Ia berpendapat, sepak bola perlu menjadi industri tersendiri agar lebih sehat seperti yang terjadi di luar negeri.

Sandiaga juga membandingkan Persija dengan sejumlah klub lain di Indonesia, seperti Bali United dan Persib, yang menurutnya sudah dikelola dengan profesional.

"Mesti dipisahkan, bukan tugas Pemprov untuk mengelola, tetapi mungkin bisa menyediakan stadionnya," ujar Sandi.

Tahun lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berulang kali menegaskan rencana Pemprov DKI Jakarta untuk membeli saham PT Persija Jaya Jakarta melalui BUMD DKI.

Untuk awalnya, Pemprov DKI akan membeli saham Persija sebesar 20 persen.

Namun, akuisisi ini tak kunjung terealisasi karena Persija memiliki tanggungan yang harus diselesaikan kepada pemain maupun jajaran pelatih kurang lebih mencapai Rp 1,8 miliar. (kompas.com)
Elite Media News

Ini Dia Rencana Sandi Unruk Persija

Sandiaga Uno Memakai Kaos The Jak : Akhdi kompas.com
JAKARTA, Elite Media News - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku memiliki rencana besar terhadap klub sepak bola Persija Jakarta. Ia menginginkan klub yang dijuluki  Macan Kemayoran itu menjadi tim bertaraf internasional.

Salah satu caranya, kata Sandi, adalah membangun stadion sepak bola bertaraf internasional yang bisa menjadi home base klub kesayangan warga Jakarta tersebut.

"Jakmania (kelompok suporter Persija) merindukan klub sepak bola bertaraf internasional dan memiliki stadion bertaraf internasional," kata Sandi di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (25/11/2016).

Sandi berjanji, jika dirinya bersama Anies Baswedan terpilih sebagai wakil gubernur dan gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, mereka akan mewujudkan mimpi dari para Jakmania untuk memiliki stadion bertaraf internasional. Ia memperkirakan, realisasi proyek stadion tersebut akan selesai dalam kurun waktu 18 sampai 24 bulan.

Stadion tersebut akan dibangun di Taman BMW, Jakarta Utara. Soal status sengketa lahan itu,  Sandi mengatakan ia akan mencoba untuk memecahkan persoalan tersebut.

Dana pembangunan stadion itu, kata dia, sebanyak 200 juta dollar AS.

"Kami perkirakan, dananya mencapai 150 sampai 200 juta USD untuk stadion bertaraf internasional yang bisa bersaing dengan stadion-stadion kelas dunia seperti di Manchester United," kata Sandiaga.

Ia mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tak perlu membeli saham kepemilikan Persija Jakarta. Menurut dia, Pemprov hanya perlu mendukung dalam hal melakukan pembangunan infrastruktur untuk menunjang klub tersebut.

Ia berandai-andai, nantinya Persija dijadikan seperti koperasi. Jakmania bisa membeli kepemilikan saham di Persija Jakarta.

"Jadi bentuknya nanti kayak koperasi, Jakmania bikin koperasi yang gede, jadi puluhan ribu Jakmania memiliki saham di Persija. Dengan begitu kita tidak akan merusak klub kita. Karena kita merasa memiliki," kata Sandi.

Sandi menambahkan, jika Persija bersama Jakmania bisa dikelola secara baik, maka akan menjadi hal positif ke depannya. Ia menilai, selama ini Jakmania dikonotasikan negatif karena tidak mendapat pengelolaan yang baik.

"Kenapa sekarang Jakmania diidentikan dengan rusuh? Ya itu karena tidak dikelola secara baik. Enggak ada pemimpinnya, enggak ada panglimanya. Insyaallah nanti saya mau jadi panglimanya," kata Sandiaga. (kompas.com)
Elite Media News

Jakmania : Jika Tak Ada Stadion Tak ada Suara Untuk Agus

JAKARTA, Elite Media News - Jakmania, kelompok pendukung klub sepak bola Persija, di daerah Angke, Jakarta Barat, menyampaikan pesan khusus kepada calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono. Pesan tersebut berkaitan dengan pembangunan stadion untuk Persija.

"Mas Agus tolong bangun stadion. Kami butuh stadion," kata salah seorang anggota Jakmania kepada Agus di Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/12/2016).

Menurut anggota Jakmania itu, pembangunan stadion diperlukan agar mereka tak perlu repot berjalan ke kota lain setiap kali Persija bertanding. Ia mengatakan jika Agus berkomitmen membangun stadion, anggota Jakmania Angke akan memberikan suara mereka kepada Agus.

Para anggota Jakmania tampak membawa spanduk berisi permintaan stadion kepada Agus.

"Enggak ada stadion, enggak ada suara," tulis Jakmania Angke di spanduk tersebut.

Di depan mereka, Agus berkomitmen untuk membangun fasilitas stadion bagi Persija. Menurut dia, kecintaannya terhadap olahraga mendorong dia untuk mengembangkan Persija.

"Tidak hanya untuk bertanding, tapi kota juga ingin mempunyai homebase yang membanggakan," kata Agus.

Agus maju bersama Sylviana Murni pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Pasangan itu didukung Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN). (kompas.com)
Elite Media News

Prilly Mengeluh Kepada Agus, tentang Sulitnya Mencari Tempat Konser di DKI

Foto : Kahfi Dirga Cahya kompas.com
JAKARTA, Elite Media News - Artis peran Prilly Latuconsina mengeluh kepada calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, tentang kesulitan mencari tempat untuk konser pada pertengahan Desember 2016 ini.

Prilly menyampaikan keluhannya itu saat acara 'Anak Muda Pengen Melek Jakarta' di AHY Command Center (ACC), Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2016). Acara itu dihadiri antara lain oleh musikus Joy Tobing dan artis peran Verrel Bramasta.

"Saya sedang cari tempat untuk konser. Balai Kartini kan gedung serbaguna kan. Kita belum ada gedung untuk adain event bertaraf internasional," kata Prilly kepada Agus.

Prilly juga mengatakan kesulitan mencari tempat untuk pertemuan dengan para kreator muda. Sebagai perwakilan dari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56, Prilly mengatakan ingin mengundang tokoh-tokoh internasional untuk membicarakan industri film.

"Tapi kami kurang tempat layak untuk mereka. Belum ada gedung untuk mereka," kata dia.

Agus mengatakan, ia sepakat bahwa Jakarta belum memiliki tempat layak yang bisa digunakan sebagai ruang ekspresi berkelas internasional. Agus berjanji akan mewadahi para pekerja seni untuk mengembangkan kreativitas mereka.

"Kami ingin hadirkan gedung atau landmark khusus entertain show berskala internasional," kata Agus. (kompas.com)
Elite Media News

Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan tak memiliki kewajiban untuk ikut dalam di luar debat resmi yang terselenggara oleh KPU Provinsi DKI Jakarta.

Foto : Kahfi Dirga Cahya kompas.com
JAKARTA, Elite Media News - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan tak memiliki kewajiban untuk ikut dalam di luar debat resmi yang terselenggara oleh KPU Provinsi DKI Jakarta.

"Tidak ada kewajiban bagi paslon mana pun, termasuk saya untuk menghadiri acara debat, selain yang dijadwalkan resmi oleh KPUD," kata Agus di AHY Command Center (ACC), Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2016).

Debat antarcagub-cawagub akan digelar tiga kali, yakni pada 13 dan 27 Januari 2017, serta 10 Februari 2017. Debat tersebut akan disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi.

Hingga saat ini, KPU DKI masih melakukan kajian terhadap format yang akan digunakan dalam debat kandidat tersebut. (Baca: Agus: Saya Menghindari Jakarta Patronnya Singapura)

Sementara itu, Agus mengatakan ia memilih untuk tidak hadir dalam agenda debat calon gubernur oleh stasiun televisi swasta hari Jumat ini. Agus memilih untuk kunjungan ke Tambora, Jakarta Barat.

"Enggak enak saya batalkan warga yang sudah menunggu luar biasa tadi di Tambora. Tidak mungkin saya batalkan tadi, pasti akan kecewakan masyarakat. Tentu saya tak punya hati untuk membatalkan," kata dia. (kompas.com)
Elite Media News

Rano Karno di Sebut Terima Dana Rp.1,25 Miliar Oleh Wahidin Halim Cagub Banten

Pasangan Cagub Banten
JAKARTA Elite Media News - Tim Hukum Pasangan Calon Gubernur Banten Wahidin Halim - Andika Hazrumi mendesak Komisi Pemberantasan Koruspi untuk mengumumkan terduga korupsi pasangan gubernur di Pilkada Banten.

Saat menyambangi KPK, ketua tim hukum Wahidin-Andika, Ramdan Alamsyah turut menyertakan putusan pengadilan mengenai kasus korupsi di Banten.

Menurut Ramdan Alamsyah, dalam putusan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, ternyata ada aliran uang Rp 1,250 miliar.

Uang tersebut diungkapkan saksi Yayah Rodiah yang memberikan uang kepada Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu Akil Mochtar atas perintah Tubagus Chaeri atau Wawan pada tahun 2013.

"Saksi juga pernah menulis Rp 1,250 miliar keperluan dropping ke Rano Karno. Bahwa yang menyatakan adalah terdakwa Wawan," kata Ramdan Alamsyah di KPK, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Ramdan Alamsyah mengaku pihaknya telah membaca seluruh direktori putusan dari website Mahkamah Agung terkait korupsi Banten.

Kata dia, dari putusan mengenai Pilkada di Banten, hanya nama Rano Karno yang disebut dalam putusan tersebut.

"Jadi dari seluruh direktori putusan yang kami baca, yang kaitannya dengan Pilkada Banten hari ini namanya hanya RK. Makanya kami coba klarifikasi. Jangan sampai kemudian fitnah ada di kubu kita. Kita juga tidak mau fitnah," kata dia.

Ramdan menegaskan pihaknya siap jika KPK membutuhkan informasi termasuk pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumi.

Sekadar informasi, Ramdan mengingatkan mengenai ucapan Agus Rahardjo terkait dugaan korupsi yang dilakukan calon gubernur Banten.

Ucapan Agus tersebut disampaikan usai menjadi nara sumber pada acara Tanwir I Pimpinan Pemuda Muhammadiyah.

"Salah seorang calon gubernur Banten terduga tindak pidana korupsi," kata Ramdan menirukan ucapan Agus Rahardjo. ( tribunnews.com)
Elite Media News

Ya Ampun, Pelajar ini Positif Terkena HIV Akibat ...

Ilustrasi Sex Bebas
Tabanan Bali Elite Media News - Virus HIV di Tabanan sudah menjangkiti anak usia sekolah.

Dari data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA), anak usia 15 hingga 20 tahun sudah terkena virus yang akan berkembang menjadi AIDS tersebut.

Masa infeksi virus HIV sehingga akhirnya timbul gejala adalah 5-10 tahun.

Sehingga jika ada data pasien HIV rentang usia 20-29  tahun, maka bisa dikatakan kelompok usia itu telah terinfeksi pada usia 15-20 tahun atau masuk pada usia belajar.

“Mirisnya, sebagian besar tertular lewat hubungan seksual yang bisa diartikan telah terjadi hubungan seks bebas usia dini,” kata Kepala Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Tabanan, I Ketut Randem, (7/12/2016).

Data Dinas Kesehatan Tabanan per-Oktober 2016, dari total akumulasi pasien HIV 919 pasien, sebanyak 280 pasien berada pada usia 20-29 tahun dan 317 pasien pada usia 30-39 tahun.

Menurut Randem, kemajuan teknologi tanpa penggunaan yang bijak menjadi satu pemicu terjadinya hubungan seksual dini dan akhirnya berpotensi terinfeksi HIV.

Dari pengalamannya, banyak menemukan kasus anak-anak SMP bahkan ada yang SD sudah melakukan hubungan seksual.

Padahal, hubungan seksual adalah faktor penular terbanyak dalam hal menularkan virus HIV.

Data dari Dinas Kesehatan Tabanan mencatat dari total 919 kasus HIV, sebanyak  833 kasus tertular dari hubungan heteroseksual, dua kasus hubungan biseksual dan 10 kasus karena hubungan homoseksual.

Sementara faktor resiko IDU tercatat 21 kasus, Perinatal (dari ibu ke bayi) sebanyak 49 kasus dan tidak diketahui 4 kasus. (tribunnews,com)

Elite Media News

Selasa Pekan Depan KPK Garap Papa Novanto Terkait Kasus...

Ketua DPR Setya Novanto
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemeriksaan atas Ketua DPR Setya Novanto. Ketua umum Partai Golkar itu akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri tahun 2011-2012.
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan atas Setnov -panggilan akrab Setya- pada Selasa depan (13/12). “KPK sudah mengirimkan surat panggilan untuk Setya Novanto, ketua DPR RI terkait kasus e-KTP," kata Febri di kantornya, Jumat (9/12).
Menurut Febri, penyidik akan mengklarifikasi sejumlah hal terkait kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu. Sebab, temuan KPK menunjukkan politikus yang sempet terseret kasus Papa Minta Saham itu mengetahui proyek e-KTP.
"Saya tidak mengetahui detailnya. Namun, saksi diperiksa tentu karena dipandang mengetahui terkait kejahatan korupsi yang disidik," kata dia.
Sebelumnya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin pernah mengungkapkan bahwa Setnov adalah orang yang memberi perintah untuk mengatur proyek e-KTP. Mantan anggota Komisi III DPR itu bahkan menyebut Setnov mengatur pembagian fee dari proyek bernilai sekitar Rp 6 triliun tersebut.
Dalam proyek e-KTP ada lima perusahaan BUMN dan swasta yang membentuk sebuah konsorsium. Yakni  PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo, PT Quadra Solution dan PT Sandipala Arthapura.
Dirut Sandipala Arthapura, Paulus Thanos pernah mengakui bahwa Setnov merupakan otak proyek e-KTP. Mantan Ketua KPK Abraham Samad pada 2014 juga pernah mengungkapkan bahwa mantan bendahara umum Golkar itu ada keterkaitan dengan proyek e-KTP.
Namun, Novanto sudah membantahnya. Menurut dia, baik Nazaruddin maupun Paulus Thanos telah mengarang cerita soal keterlibatannya dalam korupsi e-KTP. (jpnn.com)
Elite Media News

Setya Novanto Ajan di Konfrontasi Dengan Tersangka Korupsi E-KTP

Swtya Novanto / jpnn.com
JAKARTA Elite Media News- Tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman, siap dikonfrontasi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto.

Irman mengatakan semua terserah kepada KPK apakah mau mengkonfrontirnya dengan Ketua Umum Partai Golkar itu atau tidak.

"Ya tidak tahu, tergantung KPK. Iya, sebagai warga negara harus siap," tegas Irman usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka bekas pejabat pembuat komitmen proyek e-KTP Sugiharto, di kantor KPK, Jumat (9/12) sore.

Novanto dijadwalkan menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa (13/12). Nama Novanto memang kerap disebut-sebut dalam proyek senilai Rp 6 triliun yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.

Irman enggan menanggapi lebih jauh soal rencana pemeriksaan Novanto ini. "Yang panggil kan KPK, KPK yang tahu nanti saya salah. Tanya saja ke KPK," kata Irman.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin pernah mengatakan bahwa Setya Novanto adalah orang yang memberi perintah untuk mengatur proyek e-KTP hingga soal pengaturan fee kepada berbagai pihak.
Dalam proyek itu, lima perusahaan BUMN dan swasta menjadi konsorsium pemenangan tender pengadaan.

Mereka adalah PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo, PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthapura.

Dirut Sandipala, Paulus Thanos, pernah mengakui bahwa Setya Novanto lah 'otak' dalam korupsi proyek e-KTP.

Mantan Ketua KPK Abraham Samad, pada 2014, juga pernah mengakui bahwa Setya Novanto berstatus saksi pada kasus itu, dan ada beberapa kasus yang ditengarai mempunyai keterlibatan dengan dirinya.

Novanto sendiri sudah membantah keterlibatannya dalam kasus itu. Menurut dia, baik Nazaruddin maupun Paulus Thanos hanya mengarang-ngarang saja ketika menyebut keterlibatannya dalam korupsi proyek itu. jpnn.com
Elite Media News

Ini Penjelasan Kapolda tentang Keterlibatan Tomy Sebagai Bandar Makar

Tomy Suharto / wikipedia.com
JAKARTA Elite Media News– Belakangan ini beredar secara berantai bagan pemodal dan penerima dana makar. Tidak jelas dari mana dan siapa yang pertama kali mengedarkan bagan tersebut.
Dalam bagan aliran pemasok dan penerima dana itu, pemodal utama datang dari putra bungsu Presiden Kedua RI Soeharto, yaitu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Menanggapi itu, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meminta agar masyarakat tidak langsung percaya. Sebab, informasi yang ada di media sosialtidak bisa dipastikan keakuratannya.
"Kalau belum jelas ya jangan dispkeluasi macam-macam‎. Itu kata siapa?" kata Iriawan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (9/12).
Iriawan melanjutkan, tindakan menuduh orang hanya berdasarkan gambar tersebut, sungguh mencoreng nama baik.‎ "Tidak boleh lah nuduh orang. Perlu bukti," imbuhnya.
Namun saat ditanya apakah Tommy termasuk orang yang tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya, Iriawan tidak membantahnya.
"‎Tidak boleh nuduh. Nanti kalau sudah ada baru kami buka. Kalau gambar orang bisa buka, semua juga bisa. Jangan percaya media sosial ya. Menyesatkan. Kalau orang gak terlibat lalu dituduh, kan gak enak," tandas Iriawan. Jpnn.com

Berita Terkait : Tomy di Curigai sebagai Bandar Makar
Elite Media News

Tomy Soeharto di Curigai sebagai Bandar Makar

Tomy Suharto / wikipedia.com
JAKARTA Elite Media News - Polda Metro Jaya telah menangkap delapan pelaku makar yang hendak menggulingkan pemerintah dengan memanfaatkan Aksi 212. Dari delapan pelaku makar itu, hanya satu orang yang ditahan, yakni Sri Bintang Pamungkas.

Kini, Polri juga fokus pada penelusuran tentang pembiayaan rencana makar. Radar penyidik mulai mengarah ke Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya pun tak menampik adanya informasi soal dugaan putra bungsu mendiang Presiden Soeharto itu menjadi bandar bagi tersangka makar. "Nanti kita dalami lagi (aliran dana dari Tommy Soeharto, red),” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (8/12).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menegaskan, penyidik bakal menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tujuannya untuk menelusuri aliran dan untuk membiayaai perencanaan makar, termasuk donaturnya.

“Pasti kita ajak (PPATK). Sedang kita kumpulkan (bukti), sedang kita dalami. Karena kan banyak toh. Dia enggak ngasih langsung gitu tidak. Kecil, kecil, kecil,” terang dia.

Seperti diketahui, Polri telah menetapkan sejumlah tokoh sebagai tersangka upaya makar. Antara lain Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein dan Sri Bintang Pamungkas. (Jpnn.com)

Elite Media News

Kembalikan Konservasi Berbasis Komunitas Melalui Festival Rawapening

Festival Rawapening  Syahrul/kompas.com
AMBARAWA, Elite Media News - Hari pertama pelaksanaan Festival Rawa Pening (FRP) yang di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, berjalan meriah.

Pemuncak perhelatan budaya berbasis komunitas terbesar yang pertama kali digelar ini ditutup dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dengan lakon "Sumilaking Pedhut ing Tegal Kurusetro".

Sang dalang Ki Danu Kondobuwono, dengan apik membawakan kisah ini, sehingga para penonton tak beranjak hingga hari telah berganti, Sabtu (22/10/2016) dinihari.

"Sumilaking Pedhut ing Tegal Kurusetra" artinya hilangnya kabut dari tanah Kurusetra. Kisah ini merupakan bagian penting dari mitologi Mahabharata, yang dilatarbelakangi perebutan kekuasaan antara Pandawa dengan kaum Kurawa.

"Tegal Kurusetro adalah tempat terjadinya pertempuran Baratayuda. Kita berharap, tahun ini kita mulai menghilangkan halangan-halangan dalam rangka menata lingkungan terutama Rawa Pening dan negeri ini pada umumnya," ucap Sutarni, Ketua Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pemberdayaan (LP3) Global Green Indonesia, Sabtu (22/10/2016) pagi.

LP3 Global Green Indonesia bersama 34 komunitas di Ambarawa dan sekitarnya merupakan penggagas festival ini. Menurut Sutarni, FRP didedikasikan untuk upaya pelestarian danau Rawapening.

Sebagaimana diketahui, perairan darat terluas di pulau Jawa ini, saat ini menghadapi mengalami penurunan daya dukung lingkungan yang paling akut dalam sejarahnya.

Seperti tertutupnya 80 persen permukaan rawa oleh gulma enceng gondok, sedimentasi dan tingkat pencemaran air rawa.

LP3 Global Green Indonesia melihat komunitas yang hidup di Rawapening dan sekitarnya ini, sebenarnya merupakan ujung tombak konservasi. Kompas.com

Sehingga, penting untuk menggugah kesadaran komunitas-komunitas ini untuk bersama- sama menangani berbagai permasalahan lingkungan Rawapening ini.

"Menurut saya, jika kepedulian dan basis potensi yang ada ini disatukan, maka akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi konservasi Rawapening," kata dia.

Seremonial pembukaan Festival Rawapening (FRp), Jumat (21/10/2016) siang berlangsung semarak dan megah, meskipun tanpa kehadiran Gubernur Jawa Tengah dan bahkan Bupati Semarang. Ribuan warga Ambarawa dan sekitarnya tumpah ruah didalam sukacita menyambut even berbasis komunitas terbesar yang pertama kali digelar ini.

Dimulai dari deretan among tamu (penerima tamu) yang berjumlah 40 orang dari Komunitas Wanita Berkebaya (KWB), kemudian menu yang disuguhkan, serta sejumlah atraksi yang dipertontonkan membawa suasana pedesaan jawa yang sangat kental.

"Acara di-set dengan suasana tradisional Jawa, para panitia menggunakan busana jawa, surjan dan kebaya. Menu sugatan tamu juga jajan pasar tradisional seperti klepon, ketan lopis, dan tiwul, makan siang pun demikian," kata Sutarni.

Selain kostum dan makanan, pertunjukan kesenian menjadi acara paling dinanti oleh penonton. Antara lain tarian rampak buto atau gedruk buto yang dimainkan oleh sekitar 300 penari dari Paguyuban Seni Ngesti Manunggal, pertunjukan Barongsay dan tari Gambyong Parianom.

Selama acara seremonial berlangsung, ada komunitas mural yang melukis pada dinding triplek sepanjang 13 meter. Lukisan yang dihasilkan kemudian menjadi ajang swafoto (selfie) oleh para pengunjung.

"Ditampilkan juga untuk memeriahkan acara ini, 40 kostum karnaval yang unik dan glamour," ujar Sutarni.

Setelah semua rangkaian acara seremonial pembukaan selesai, seluruh penampil dan peserta kemudian mengikuti gelaran sedekah rawa di Bukit Brawijaya, Banyubiru.

Prosesi iring-iringan yang membawa serta gunungan dan bibit pohon gayam ini, menumpang 30 armada dari Ambarawa Pick Up Community (APC).

Sepanjang perjalanan sejauh 6.5 kilometer hingga dermaga Bukit Cinta, sebutan lain untuk Bukit Brawijaya, masyarakat turut mengelu-elukan rombongan ini.

Sesampai di obyek wisata di tepian danau Rawapening rombongan disambut dengan tari prajuritan yang dimainkan oleh 40 orang penari. Tarian ini menggambarkan penyambutan seorang raja oleh pasukannya.

"Kemudian setelah didoakan di pendopo, sedekah rawa kemudian dilepas untuk dilarung dengan tarian Rantoyo. Bersamaan juga dilepas 3.000 ribu ekor bibit ikan, dan dilanjutkan menanam pohon gayam yang merupakan habitat asli rawa pening," ujar Sutarni.

Uniknya lagi, sekuael-sekuel dari prosesi sedakah rawa ini turut diabadikan di atas kanvas oleh sekitar 30 pelukis dari komunitas pancawarna atau perupa 5 kota yang langsung mengikuti acara tersebut di dermaga Bukit Cinta.
Baca Juga : Ganjar Usulkan Rawapening di urus Badan Otorita
Festival Rawapening ini masih akan berlangsung hingga 30 Oktober 2016. Sejumlah agenda baik yang bersifat edukatif maupun rekretatif akan ditampilkan oleh sejumlah komunitas yang menggagasnya.

Antara lain, festival tari pelajar, festival drumb band pelajar, festival kuda lumping, festival ketoprak rakyat, festival dolanan anak, teater dan battle off puisi, lomba burung berkicau, lomba desain batik, lomba cipta menu khas Rawa Pening.

Ada juga lomba kreasi daur ulang sampah, lomba pembuatan film pendek, workshop hidroponik, workshop UMKM, parade musik melayu, workshop kreasi eceng gondok untuk anak SD, pentas perkusi dan akustik, festival band pelajar, bersih rawa, pertunjukkan barongsai dan community gathering 34 komunitas pendukung acara.

"Semua pendanaan mandiri dari upaya komunitas," ujar Sutarni.

Berbagai kiat untuk mengembalikan fungsi Rawapening telah banyak diupayakan banyak pihak, termasuk oleh pemerintah sendiri.

Tujuannya tak lain agar sumber daya alam dan kekayaan yang ada di dalamnya mampu memberi kemanfaatan secara ekonomis terutama, bagi masyarakat sekitar danau alam ini.

Namun, cita- cita ini masih menjadi sebuah harapan. Di luar persoalan lingkungan yang sudah semakin akut, upaya untuk mengembalikan fungsi Rawapening masih dilakukan secara parsial hingga nilai kemanfaatan ekonomi yang diharapkan belum dapat dioptimalkan.

Melalui Festival Rawapening ini, upaya untuk menangani permasalahan Rawapening mencoba diselesaikan mulai dari akarnya, yakni masyarakat atau komunitas-komunitas yang ada di sekitarnya. kompas.com
Elite Media News

Siswi SMA ini Sudah 6 Hari Meninggalkan Rumah Lantaran...

Foto : Ayu Anisa Agustina / detik.com
Jakarta Elite Media News- Siswi kelas X di SMA Negeri 8 Malang, Jawa Timur, bernama Ayu Anisa Agustina sudah 6 hari ini tidak kembali ke rumah. Keluarganya berharap masyarakat ikut membantu mencari keberadaan Ayu.

Informasi hilangnya Ayu ini disampaikan kakak Ayu, Wahyu Nur Cahyo, lewat Facebook seperti dilihat detikcom, Selasa (25/10/2016). Dia mengatakan, adiknya itu tidak kembali ke rumah sejak Kamis (20/10) lalu.

"Terakhir dia informasinya belajar kelompok di rumah temannya," kata Wahyu saat dihubungi detikcom lewat telepon siang ini.

Menurut Wahyu, pada Kamis (20/10) siang, Ayu pulang cepat dari sekolah karena guru-guru ada rapat. Dia kemudian berpamitan kepada ibunya Hariyani untuk belajar kelompok.

Ayu pada Kamis itu izin kepada ibunya untuk menginap di rumah temannya. Pada hari Jumat dan Sabtu, Ayu tidak kembali ke rumah. Namun ibunya tidak khawatir karena Ayu masih bersekolah.

"Ayu akhir-akhir ini menurut ibu memang sering menginap di rumah temannya, cewek. Ibu enggak ada pikiran kalau dia enggak akan enggak pulang karena di SMAN 8 ada sistem, orang tua menerima SMS pemberitahuan dari sekolah informasi siswa masuk dan pulang," jelas Wahyu.

Namun karena hingga hari Sabtu Ayu tidak pulang, pada Minggu (23/10) ibu Ayu pun berusaha menghubungi lewat telepon. Sayangnya, nomor HP Ayu tidak aktif.

"Sampai sekarang saya hubungi nomor HP-nya juga tidak aktif," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan dirinya tinggal di Kalimantan dan hari ini baru tiba di Malang untuk mencari keberadaan adiknya. Dia akan berusaha melakukan penelusuran ke teman-teman sekolah Ayu mencari keberadaan adiknya itu. Keluarganya juga berencana segera melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib.

Ayu Anisa Agustina mempunyai ciri-ciri tinggi 167 cm dan kulit kuning langsat. Rambutnya panjang sepinggang. Dia berharap masyarakat membantu mencari keberadaan adiknya karena keluarganya sangat khawatir.

"Saya memohon kepada siapa pun yang berjumpa dengan adik saya, saya sangat memohon untuk di antarkan pulang atau diberitahukan keberadaannya. Akan kami beri imbalan. Segera informasikan kepada saya di nomor telepon 0812-3579-9813," imbuh Wahyu. detik.com
Elite Media News

Pamit Sekolah, Bocah 11 Tahun asal Sukabumi ini Hilang

Nadiratu (dok keluarga) detik.com
Jakarta Elite Media News - Nadliratu Yasmin bocah perempuan berusia 11 tahun ini tak pulang setelah sempat berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk sekolah agama, pada pukul 14.00 WIB, Kamis (8/12/2016). Keluarga korban kemudian melaporkan hilangnya Yasmin kepada petugas kepolisian.

Siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri I Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini saat pergi hanya membawa buku dan tabung gas berukuran 3 kilogram. Keterangan yang diberikan Eli Nurhayati (42) ibu korban kepada wartawan, jarak lokasi korban sekolah agama dengan rumah hanya sekitar 100 meter.

Baca Juga : Bocah 11 Tahun berhasil Kabur dari Penculik




"Sambil berangkat sekolah agama, saya suruh dia menukar tabung gas elpiji 3 kilogram kosong ke salah satu warung yang berdekatan dengan SPBU Cibadak. Jarak dari rumah menuju sekolah Nadli (Panggilan akrab korban) hanya sekitar 100 meteran," tutur Eli kepada wartawan. Eli mulai khawatir ketika dua jam kemudian atau sekira pukul 16.00 WIB, putrinya itu tak kunjung pulang. Padahal biasanya usai pulang sekolah agama putrinya itu sering mampir ketempatnya mengajar.

"Sepulang sekolah biasanya dia ke tempat saya mengajar di MI (madrasah ibtidaiyah) Neglasari. Ketika saya pulang ternyata dirumah juga enggak ada, ditunggu sampai malam akhirnya kami melapor kepada pihak kepolisian," lirihnya.

Saat pamit meninggalkan rumah Nadlira menggunakan pakaian muslim hijau dan kerudung berwarna putih.

Peristiwa hilangnya Nadlira saat ini ditangani petugas kepolisian dari Polsek Cibadak, Resor Sukabumi. Petugas dan keluarga korban bahkan sempat melakukan pencarian kesejumlah teman-teman bermain korban. detik.com
Elite Media News

Bocah 11 Tahun Berhasil Kabur dari Penculik

Foto Nadiratu bocah 11 tahun (dok Keluarga) detik.com
Sukabumi Elite Media News - Siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri I Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini ditemukan oleh Nurdin (29) warga Sukabumi yang kebetulan dalam perjalanan pulang. Nurdin kemudian mengantarkan bocah asal Kampung Cipanas RT 04 RW 23 Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini ke kantor Mapolsek Cibadak. "Diantar sekitar pukul 23.00 WIB, malam tadi. Dua anggota SPK Polsek kemudian mengantarkan korban ke keluarganya," kata Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib kepada detikcom, sekira pukul 09.00 WIB, Jumat (9/12).

Nadli diduga menjadi korban penculikan setelah sebelumnya lebih dulu dihipnotis oleh pelaku.

"Keterangan korban kepada anggota, dia dibawa oleh seorang perempuan paruh baya saat berada di sekitar SPBU di kawasan Cipanas, Cibadak. Pelaku menggunakan kendaraan roda dua Yamaha Mio J," lanjut Ngajib.

Ngajib menyebut korban sempat dibawa ke kawasan Puncak Bogor oleh pelaku, namun Nadli berhasil meloloskan diri ketika pelaku lengah.

"Bocah itu melarikan diri dari pelaku dan naik ojek hingga kawasan Ciawi dan akhirnya ditemukan oleh warga Sukabumi yang sedang dalam perjalanan pulang," tandas Ngajib.

Polisi dan keluarga sempat melakukan pencarian ke sejumlah tempat. Termasuk ke tempat teman-teman korban dan menyebar selebaran terkait hilangnya Nadli.

Seperti diberitakan, Nadliratu Yasmin bocah perempuan berusia 11 tahun ini tak pulang setelah sempat berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk sekolah agama, pada pukul 14.00 WIB, Kamis (8/12/2016). Keluarga korban kemudian melaporkan hilangnya Yasmin kepada petugas kepolisian.

Siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri I Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini saat pergi hanya membawa buku dan tabung gas berukuran 3 kilogram. Keterangan yang diberikan Eli Nurhayati (42) ibu korban kepada wartawan, jarak lokasi korban sekolah agama dengan rumah hanya sekitar 100 meter.
Sukabumi Elite Media News Bocah perempuan bernama Nadliratu Yasmin (11) yang dikabarkan hilang oleh keluarganya pada Kamis (8/12) sore akhirnya ditemukan terlantar di Pasar Ciawi, Bogor. Ternyata, bocah yang disapa Nadli itu diculik oleh orang tak dikenal. detik.com
Elite Media News

Ganjar Usulkan Rawapening Ditangani Badan Otorita

Syahrul Munir / kompas.com
UNGARAN, Elite Media News- Bupati Semarang, Mundjirin, mengusulkan Danau Rawapening ditangani oleh semacam badan otorita yang dibentuk oleh pemerintah pusat.
Tidak hanya memutuskan langkah-langkah penyelamatan Rawapening, badan tersebut juga mengakselerasikan wewenang dalam penggunaan dana, sehingga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih.
Menurut Mundjirin, penanganan danau seluas lebih dari 2.600 hektar tersebut semestinya menjadi wewenang beberapa Kementerian. Meliputi Kementerian Pariwisata, Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertanian, Perikanan, Kerajinan, serta area kerja Kementerian Lingkungan dan Kehutanan.
"Kalau masing-masing kementerian itu mendanai ini kan akhirnya tidak bisa sinkron, Maka salah satu bisa jadi pelopor, atau jadi otoritas saja. Maksud saya otoritas yang tidak terlalu luas," kata Mundjirin, Jumat (8/12/2016) siang.
Kendati tidak merinci anatomi badan otorita yang dimaksud, namun ia menyebutkan di dalam badan otoritas tadi ada semacam kepanitiaan. Artinya dana dari pusat diharapkan bisa masuk dalam badan tersebut.
Dengan adanya badan otorita tadi, dirinya optimis penanganan Rawapening bisa dilakukan terpadu dan dipertanggungjawabkan.
Mundjirin mengatakan, belum lama ini pihaknya sudah merencanakan pembangunan bak penampungan yang berfungsi sebagai penyaring sampah dan endapan dari sembilan daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara di Rawapening. Namun hal itu masih sebatas rencana lantaran anggaranya tinggi.
"Ternyata dananya cukup tinggi. Kedepan kita akan coba menata tata ruangnya, apakah mungkin bisa dijadikan tempat wisata, atau bagaimana," ucapnya.
Sebenarnya bak penampung tersebut sangat vital, sebab ketiadaan bak tersebut dikhawatirkan perkembangbiakan gulma enceng gondok semakin tak terkendali. Sebab menurut Mundjirin, air dari DAS yang menuju Rawapening membawa unsur pupuk dari daerah pertanian
"Pupuk dari petani di sekitar Rawapening mengalir dengan sendirinya melalui beberapa DAS. Dampaknya eceng gondok menjadi subur," pungkasnya.
Sebelumnya, persoalan Rawapening kembali disentil oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Dialog Implementasi dan Monitoring Revitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) di The Wujil Resort and Convention Ungaran, Selasa (6/12/2016).
Menurut Ganjar, perairan Rawapening, Kabupaten Semarang dan kawasan Dieng, Wonosobo merupakan daerah yang membutuhkan penangan khusus lantaran tergolong kritis. Perairan darat terluas di Pulau Jawa ini menghadapi ancaman pendangkalan akut dan populasi enceng gondok yang menutup hampir 80 persen permukaan rawa.
kompas.com
Elite Media News

Pagar Pembatas Busway di jebol Untuk Penyebrangan Warga

Foto : Ahmad Bil Wahid / detik.com
Jakarta Elite Media News- Pagi tadi, seorang perempuan tewas tertabrak bus TransJakarta di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sebelumnya perempuan itu menyeberang jalan melewati pagar pembatas jalur busway yang dijebol sebagian.

Pantauan detikcom, Jumat (9/12/2016), di sepanjang jalan dari Mampang Prapatan sampai Pejaten, banyak terdapat pagar pembatas yang dijebol. Salah satunya berada sekitar 500 meter dari halte Duren Tiga.Warga yang ingin mengambil jalan pintas lebih sering melewati pagar yang dijebol itu daripada melewati jembatan penyeberangan. Hal itu justru bisa membahayakan nyawa.
Baca Juga :Terjadi Lagi Kecelakaan di Jalur TransJ Mampang


"Awalnya pagar itu nyambung. Terus sengaja dibolongin buat orang nyeberang," ucap salah seorang pegawai toko yang enggan disebut namanya di dekat lokasi itu.Beberapa pagar pembatas itu memang kemudian dimanfaatkan orang-orang untuk menyeberang. Bahkan ada salah satu lokasi di dekat halte Duren Tiga yang dilengkapi zebra cross, padahal di lokasi itu tidak ada putaran balik atau U-Turn atau pun perempatan.detik.com
Elite Media News

Terjadi Lagi Kecelakaan di Jalur TransJ Mampang

Gambar Ilustrasi
"Korban diduga tidak memperhatikan kendaraan dari arah samping kanannya (membelakangi bus) sehingga tertabrak bus TransJakarta," ujar Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (9/12/2016).

Korban diinisialkan YYS (20) beralamat di Gramapuri Taman Sari Blok B3/17 RT 02/37 Wanasari, Cibitung, Bekasi. Korban saat ini berada di ruang jenazah Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kecelakaan terjadi pada pukul 11.00 WIB. Saat itu korban menyeberang jalan bersama 5 orang teman-temannya di jalur busway dari arah barat menuju ke arah timur di depan United Oil di Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Di saat bersamaan, datang bus TransJ bernopol B 7823 TGB yang dikemudikan oleh GS (24) yang datang dari arah utara. Korban terserempet lalu masuk ke dalam kolong bus tersebut.

Sebelumnya saksi mata kejadian menyebutkan korban terlindas. Polisi meluruskan, korban tertabrak. Atas kejadian itu, korban meninggal di lokasi kejadian.

Polisi lalu lintas telah melakukan pengecekan di TKP. Sementara pengemudi berikur busnya diamankan di Gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jaksel.detik.com
Seorang perempuan tewas tertabrak bus TransJ saat menyeberang di Jl Mampang Prapatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Polisi menyebut, kecelakaan terjadi lantaran korban tidak memperhatikan bus saat menyeberang di lokasi.

Kamis, 08 Desember 2016

Elite Media News

RS Goeteng di Nilai Kinerjanya

Foto : Facebook Berita Purbalingga
Purbalingga Elite Media News - RSUD Goeteng di Nilai Kinerjanya
----
Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan survei dan penilaian di RSUD dr Goetheng Tarunadibrata. Penilaian yang dilakukan Tim survei akreditasi rumah ‎sakit versi 2012 ini dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin-Rabu (5-7/12)
"Penilaian dilakukan sebagai persyaratan pelayanan BPJS. Karena jika sebuah Rumah sakit ada pelayanan BPJS-nya wajib lulus akreditasi," kata Direktur RSUD Goetheng, dr Nonot Mulyono, Rabu (7/12).
Menurutnya, tim berjumlah tiga orang dengan ketua dr Zaenal Abidin beserta anggota dr Tuti Satriawati dan Luh Gede Sukaningsih melakukan survei akreditasi apakah pelayanan RSUD sudah sesuai standar atau belum. Penilaian mulai dari
‎setiap ruangan RSUD, administrasi, pelayanan hingga kelengkapan alat keamanan dan keselamatan rumah sakit.
''Banyak sekali hal yang dinilai, bagaimana kebijakan pimpinan terhadap seluruh pelayanan juga dinilai. Apakah keselamatan pasien diutamakan, bagaimana hak dan kewajiban pasien diperhatikan oleh petugas rumah sakit," katanya.
Untuk kelengkapan alat keamanan dan keselamatan rumah sakit, lanjut dia, di setiap tempat harus ada alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu di setiap ruangan harus ada tim penyelamat dari kebakaran, baik penyelamatan pasien, peralatan, maupun dokumen.
''Istilahnya harus ada tim code red. Rumah sakit juga harus ada tim code blue yang siap selalu menangani jika ada pengunjung yang tiba-tiba jatuh pingsan di lingkungan rumah sakit,'' ujarnya.
Nonot menjelaskan, menghadapi penilaian akreditasi ini, pihaknya sudah melakukan persiapan mulai setahun yang lalu. Kendati demikian tidak diingkari jika masih ada kekurangan di berbagai sisi.
Sementara, Ketua Tim Surveior, ‎dr Zaenal Abidin menyebut, segala aspek pada rumah sakit harus dinilai dan disurvei secara detail. Untuk itu pihaknya membutuhkan waktu selama tiga hari.
‎"Segala risiko di rumah sakit harus diantisipasi, termasuk pencegahan dan pengendalian infeksi. Apakah petugas selalu cuci tangan dengan desinfektan setiap kontak dengan pasien juga masuk dalam penilaian," katanya.
Lebih lanjut kata Zaenal, pelayanan para dokter pun tak luput dari penilaian, seperti daftar kewenangan klinis, surat izin serta kelengkapan praktik. Tim juga memeriksa catatan rekam medis pasien serta melakukan interview kepada pasien. Tujuannya, tim harus memastikan pelayanan RSUD itu sudah bagus atau belum, khususnya untuk pasien.
''Akreditasi ini mempunyai nilai penting bagi rumah sakit. Rumah sakit wajib lulus akreditasi karena BPJS mensyaratkan lulus akreditasi ini. Jika tidak terakreditasi maka BPJS tidak mau bekerja sama," katanya. (berita Purbalingga)
Elite Media News

Hatta Taliwang di Curigai Ikut Makar

Hatta Taliwang. Foto: RMOL
Tersangka kasus dugaan tindak pidana ITE, Hatta Taliwang diperkirakan bukan hanya dijerat melanggar pasal tersebut. 
Polisi menduga, Hatta juga melakukan tindak pidana makar.
"Untuk sementara penangkapan UU ITE. Nanti didalami dari barang bukti. Kami kembangkan yang lainnya (makar)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (8/12).
Menurut Argo, sejauh ini pihaknya baru bisa menjerat Hatta dengan UU ITE. 
Dia mengklaim, alat bukti sudah kuat untuk menetapkan Hatta sebagai tersangka.
Sedangkan, untuk tindak pidana makar, polisi akan bekerja sambil menyidiki kasus ITE. 
"Sedang kami dalami dulu ya kalau terduga makar," tandas dia. jpnn.com
Elite Media News

Waow.... Ada Dana untuk Makar

Ilustrasi Foto
Kepolisian masih menelusuri penyandang dana dugaan rencana makar yang melibatkan sejumlah tokoh dan aktivis
Hingga hari ini polisi belum menyebut nama yang diduga sebagai donator gerakan yang disinyalir akan mendompleng aksi super damai 212 itu.
"Nanti kita dalami lagi,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (8/12).
Bahkan lanju mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menerangkan, mereka bakal mengajak Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mencari siapa pemasok dana untuk gerakan terlarang itu.
“Pasti kita ajak (PPATK). Sedang kita kumpulkan (bukti) Sedang kita dalami. Karena kan banyak toh. Dia enggak ngasih langsung gitu tidak. Kecil, kecil, kecil,” terang dia.
Diketahui ada tujuh tersangka makar yang ditetapkan sebagai yakni Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, dan Alvin.
Satu lagi adalah Sri Bintang Pamungkas. jpnn.com
Elite Media News

Setahun Jokowi-JK, Tiga Bidang Ini Dinilai Lebih Buruk dari Tahun Lalu

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla/JPNN.com
JAKARTA Elite Media News – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah masuk setahun. Berdasarkan survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), kondisi ekonomi nasional lebih buruk dibanding tahun lalu.
“Yang menilai kondisi ekonomi nasional lebih buruk dari tahun lalu jumlahnya lebih banyak dibanding yang menilai lebih baik,” kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan saat menyampaikan hasil Survei Evaluasi Publik Nasional Setahun Pemerintahan Jokowi di Jakarta, Selasa (20/10).
Djayadi menyebut masyarakat yang menyebut kondisi ekonomi nasional lebih buruk dari tahun lalu sebanyak 41 persen. Sedangkan masyarakat yang menilai lebih baik sebesar 22 persen.
Hal serupa terjadi dalam kondisi politik. Sebanyak 36 persen menyatakan kondisi politik lebih buruk dari tahun lalu. Sementara yang menilai lebih baik ada 19 persen.
Kondisi penegakan hukum dalam pemerintahan Jokowi-JK juga dinilai lebih buruk dari tahun lalu. Besarnya adalah 40 persen.
“Yang menilai lebih baik sebanyak 31 persen,” ungkap Djayadi.
Survei dilakukan pada 7-13 Oktober 2015 terhadap 1.220 responden. Populasi survei adalah seluruh warga Indonesia yang sudah punya hak pilih, yakni mereka yang berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan. 
Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.(jpnn.com)
Elite Media News

Yang Percaya Ahok Menistakan agama , Mayoritas Pendukung Prabowo

Pendiri SMRC Saiful Mujani (kanan) memaparkan hasil survei "Protes Massa dan Kepemimpinan Nasional Sebuah Evaluasi Publik" di Hotel Atlet Century, Kamis (8/12). Turut hadir sebagai panelis Prof Salim Said ‎ (Tengah). Foto: Ken Girsang/jpnn.com
JAKARTA  Elite Media News- Saiful Mujani selaku pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengatakan, terbelahnya pilihan masyarakat pada proses pemilihan presiden 2014 lalu, belum seutuhnya pulih.

Hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan SMRC secara nasional pada 22-28 November. Dari 1012 responden ‎yang diwawancarai, 46,8 persen menyatakan memilih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Mereka ini mayoritas menyatakan tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Mencapai 55 persen (dari 46,8 persen). Sementara yang menyatakan puas 44 persen," tutur Saiful saat merilis hasil survei SMRC, Kamis (8/12).

Dari total 46,8 persen responden yang memilih Prabowo-Hatta pada pilpres 2014 kata Saiful, mayoritas juga menyatakan tidak yakin akan kemampuan presiden memimpin. Mencapai 49 persen. Sementara yang yakin hanya 45 persen.

"Responden yang sebelumnya memilih Prabowo-Hatta pada pilpres, juga mayoritas menyatakan opini setuju Basuki Tjahaja Purnama menista agama," tutur Saiful.

Persentasenya mencapai 65 persen dari total 46,8 persen responden yang memilih Prabowo-Hatta pada pilpres lalu.

"Karena itu kami menyimpulkan, sumber delegitimasi pada kepemimpinan nasional, secara umum tidak ada yang baru. Berakar dari pembelahan politik sisa persaingan pilpres 2014. Demikian juga sentimen terhadap Ahok," tutur Saiful.

Selain itu, SMRC juga menyimpulkan, mayoritas publik sebenarnya tidak ‎tahu persis ucapan Ahok terkait surat Almaidah ayat 51.
Namun tetap ada yang memberikan penilaian negatif. Hal tersebut antara lain diakibatkan adanya mobilisasi opini, terutama lewat media sosial.
Survei SMRC digelar secara nasional dengan melibatkan responden yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. 
Dari total 1220 responden yang dipilih secara random, responden yang dapat diwawancarai secara valid mencapai 1012 orang.
"Margin of errror 3,1 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih," pungkas Saiful. (jpnn.com)
Elite Media News

Waow !!!!! Hasil Survey SMRC Pada Peserta Aksi 411 Ternyata hanya Ikut-Ikutan, Lihat Grafiknya

Elite Media News - Hasil Survei SMRC terkait Kasus Ahok, Al-Maidah 51, Demo 411 (4 November) dan Legitimasi Presiden Jokowi.
Hasilnya: ðŸ‘‡
88.5% warga tdk tahu persis ucapan Ahok terkait al-Maidah 51 dan 87.1% tidak pernah menonton video lengkap saat Ahok pidato di Kepulauan Seribu
Yg setuju "Ahok menistakan agama" dr bekas pendukung Prabowo dan hasil pembentukan opini publik via media massa dan medsos
Tidak ada delegitimasi thdp kepemimpinan nasional (Presiden Jokowi)
Kasus Ahok dgn Demo 4 11 adalah sisa-sisa dari persaingan Pilpres 2014.
Klaim Ahok menista agama bukan klaim mayoritas.
Sangat sedikit warga yang tahu persis ucapan Ahok soal Al-Maidah 51.
Media massa dan medsos punya kontribusi bagi meluasnya opini anti-Ahok.
Mayoritas warga memaafkan.

  
infomenia.net      
Elite Media News

Penampakan Awan Aneh di Jepang

Penampakan Awan berbentuk bulat sempurna (Poppy/Twitter)
Sebuah penampakan awan 'Bintang Kematian' misterius, menggegerkan netizen dunia maya. Awan berbentuk bulat tersebut tiba-tiba muncul di langit Jepang dan membuat warga bertanya-tanya apakah itu sebuah pertanda buruk atau bukan.

Seperti dikutip dari News.com.au, Kamis (8/12/2016), gumpalan 'kapas putih' bulat yang terlihat seperti 'Bintang Kematian' dalam film sains fiksi terkenal, Star Wars itu mengudara di antara langit biru Fujisawa, Jepang.

Foto penampakan fenomena aneh tersebut kemudian diunggah ke dalam akun Facebook, yang kemudian diposting ulang dalam laman Twitter. Lebih dari 18.000 netizen mengunduh ulang gambar tersebut, dan 20.000 lainnya menyukai penampakan tersebut.

Jepretan awan 'Bintang kematian' itu diunggah oleh seseorang dengan nama pengguna Twitter 'Poppy', dengan menuliskan, 'aku melihat postingan awan aneh di Facebook, yang diambil pada pukul 15.00 waktu setempat pada Senin 5 Desember lalu'.

"Ini sesuatu yang belum pernah aku lihat sebelumnya," kata Poppy.
Poppy menjelaskan, setelah menemukan gambar tersebut di Facebook, dia kemudian bertanya kepada pemiliki foto tersebut apa yang terjadi.
Pemilik gambar kemudian mengatakan bahwa awalnya mereka melihat awan mementuk bulatan sempurna besar di tengah-tengah langit biru yang cerah. Kemudian perlahan-lahan awan 'Bintang Kematian' itu mulai menghilang.
"Mereka sedikit terlambat mengambil gambar karena terpana. Jadi bentuknya tidak bulat sempurna," jelas Poppy.

Sementara itu netizen yang mengomentari gambar tersebut berharap fenomena itu bukan merupakan pertanda buruk. Tapi ada juga yang berpendapat awan itu lebih terlihat seperti permen kapas atau bahkan 'sarang naga'.
Banyak netizen yang memosting gambar penampakan awan yang hampir serupa. Mereka berkata foto fenomena awan aneh yang diambil di Shonan pada hari yang sama, mungkin memiliki keterkaitan.
"Bukan bulat, tapi penampakannya lebih terlihat seperti 'tsunami'," komentar seorang netizen. Liputan6.com
Elite Media News

Kronologi Pelemparan Bus Timnas Indonesia, Pelatih dan Dokter Tim Luka

Staf Pelatih Timnas Menjadi Korban Pelemparan Oknum Suporter Vietnam
Elite Media News - Media Officer Timnas Indonesia, Bandung Saputra, menjelaskan kronologi sebenarnya yang menimpa bus rombongan skuad Garuda, Rabu (7/12/2016) malam.
Seusai dipastikan melaju ke final Piala AFF 2016 usai menghadapi Vietnam dalam semifinal leg kedua, bus yang ditumpangi Timnas Indonesia tiba-tiba pecah kaca akibat dilempar batu oleh oknum suporter Vietnam tidak jauh dari Stadion My Dinh, Hanoi.
Bandung menceritakan, ketika kejadian pecah kaca tersebut, bus Timnas Indonesia hanya dikawal oleh satu pihak kepolisian.
Kejadian yang menimpa Boaz Solossa dkk terjadi ketika jalanan sekitar Stadion My Dinh macet parah, akibat banyaknya suporter Vietnam yang keluar dari stadion secara serentak.
"Saat itu secara tiba-tiba sebelah kanan kaca bus dilempar batu dari jarak dekat oleh oknum suporter yang tidak jelas diketahui darimana," kata Bandung.
"Pelaku langsung kabur begitu saja. Batu besar tersebut masuk di dalam bus," sambungnya.
Atas kejadian tersebut, lanjut Bandung, Pelatih Kiper Timnas Indonesia, Gatot Prasetyo, dan Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, mengalami luka.
Luka ringan tersebut didapat akibat pecahan kaca yang mengenainya.Sambil menunggu pergantian bus, para pemain Timnas Indonesia disambangi oleh KBRI bersama Pertahanan RI di Hanoi untuk memberikan tambahan pengawalan.

"Kami pun akhirnya sudah sampai ke hotel dengan selamat. Kejadian ini juga sudah kami laporkan ke AFF," kata Bandung.

Indonesia sukses melaku ke final Piala AFF 2016 usai menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 pada semifinal leg kedua.

Dengan hasil itu, agregat kedua tim dimenangkan Indonesia menjadi 4-3 atas Vietnam.

Sebab, sebelumnya pada semifinal leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia meraih kemenangan 2-1 melawan The Golden Stars. (SuperBall.id/Mochamad Hary Prasetya)

Elite Media News

Menantu Durhaka , Bakar Ibu Mertua

Gambar Ilustrasi
Tasikmalaya Elite Media News - Seorang ibu rumah tangga berinisial Yn (35), nekat membakar tubuh Amanah (65), ibu mertuanya sendiri. Peristiwa terjadi di Kampung Cipondok, Desa Purwaraharja, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/8/2012) malam.
Belum diketahui pasti latar belakang peristiwa. Namun, dugaan sementara, Yn kesal kepada Amanah, yang sering meminta agar anak lelakinya, Endang (40), menceraikan Yn.
Peristiwa menggemparkan warga Kampung Cipondok itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, saat Amanah sedang tiduran di kamarnya.
Yn menyiram bensin ke tubuh korban dan menyulutnya dengan korek api. Yn yang tinggal di Kampung Legokhonje, Desa Purwaraharja, mendatangi rumah korban sambil membawa sebotol bensin serta korek api.
Tersangka masuk lewat pintu belakang, kemudian menuju kamar korban. Ia mendapati korban tengah tiduran di atas kasur.
Tanpa basa-basi, tersangka menyiramkan bensin ke tubuh korban. Belum juga korban bereaksi, tersangka langsung menyulutnya dengan korek api, hingga tubuh korban terbakar.
Tak pelak, korban menjerit-jerit meminta tolong sambil berupaya memadamkan api. Endang, suami Yn yang juga anak korban, langsung berupaya memadamkan api yang membakar tubuh ibu kandungnya.
Mendengar jeritan dari rumah korban, warga sekitar langsung berlarian menuju rumah Amanah. Mereka terkejut melihat tubuh korban dilalap api dan langsung menolong korban dari amukan api.
Setelah api padam, warga segera melarikan korban ke RSU Tasikmalaya. Karena jarak cukup jauh, mobil yang membawa korban baru tiba Jumat (31/8/2102) dini hari, dan langsung dimasukkan ke ruang ICU untuk mendapat perawatan intensif.
Kapolsek Bojonggambir Aiptu Sugiatun, Jumat, membenarkan telah terjadi peristiwa pembakaran terhadap Amanah. Yn kemudian diamankan di Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara, korban hingga Jumat sore masih dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang ICU RSU Tasikmalaya. Tribun.com
Elite Media News

SMA 8 MAKASSAR di Lempari Bom Molotov


Polsek Makassar ( gambarbedug.wordpress.com)
Polisi  menetapkan tiga tersangka dari empat pelaku bentrokan antarwarga pemuda Jl Baji Dakka III, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso dan warga, Sabtu (23/2/13), sekitar pukul 22.00 Wita.

Mereka yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka yakni Andika Ashar (13) siswa Kompleks RRI, membawa anak panah, Ilham alias Acong (22) warga Jl Mentimun, membawa Samurai, Rico Pratama (19) warga Jl Gontang, membawa busur dan Irfan (23) warga Benteng Somba Opu, membawa anak panah.

Informasi yang diperoleh Tribun, dalam aksi saling serang menggunakan busur, Andi Ayyun (27) warga Baji Dakka III, terkena busur pada dada kiri dan dirawat di RS Haji Makassar. Sementara, Ical (25) warga Baji Dakka III, mengalami luka pada telapak tangan kiri dengan tebasan parang dan sudah diamankan di Polsek Mariso. (timur.com)
Elite Media News

Pemusnahan Alat Bantu Seks

Pemusanahan Alat Bantu Seks / beritajatim.com
Bengkulu Elite Media News - Bea Cukai Bengkulu memusnahkan beberapa alat bantu seks, 72.676 batang rokok ilegal tanpa cukai, 22 botol minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA), satu unit senjata Air Soft Gun beserta peluru dan aksesorisnya yang disita dari salah satu Kantor Pos di Kota Bengkulu.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkulu Bambang Wikarsono mengatakan barang-barang yang dimusnahkan berupa hasil operasi yang dilakukan sebanyak 68 kali operasi sesuai kewenangannya sebagai community protector.

"Pelanggaran ketentuan di bidang cukai yang terjadi dalam wilayah Provinsi Bengkulu sangat beragam, mulai dari peredaran rokok polos, penggunaan pita cukai bekas, penggunaan pita cukai palsu, hingga salah peruntukan pita cukai. Selain itu salah personalisasi pita cukai hingga penjualan minuman keras tanpa izin pun kerap ditemukan petugas," ungkap Bambang, Rabu (7/12/2016).

Selain penindakan di bidang cukai, Bea Cukai Bengkulu juga melakukan penindakan di bidang kepabeanan berupa penyelundupan barang kiriman melalui kiriman pos. Perkembangan teknologi, menurut Bambang, mempermudah akses perdagangan internasional, namun memperbesar risiko penyelundupan barang impor ilegal.

Peningkatan transaksi perdagangan antar negara secara online tentu saja berdampak pada semakin mudahnya memasukkan barang ke Indonesia khususnya ke daerah terutama barang yang dilarang dan dibatasi impornya. "Modus dan teknik yang digunakan oknum pelanggar ini terus berkembang, ini yang menuntut kita untuk terus melakukan pengawasan lebih baik," imbuhnya. ( beritajatim.com )
Elite Media News

Begini Akibatnya Kalo Kakek sudah Cemburu

Penganiayaan ( berita jalanan )
Elite Media News - Seorang kakek bernama Mustar (60), warga Desa Tondosuruh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan nekat membacok tetangganya sendiri, Imam Mahmud (53). Akibatnya, korban mengalami luka di bagian pelipis.

Kapolsek Kejayan AKP Indro Susetyo mengatakan, aksi bacokan ini bermula saat korban sedang berjalan kaki. Tiba-tiba muncullah kakek Mustar dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Tanpa basa-basi pelaku langsung membacokan senjata tajam jenis sabit ke pelipis sebelah kiri korban sebanyak satu kali.

"Dalam keterangannya saat diperiksa, kejadian ini memang sudah direncanakan oleh pelaku. Saat itu pelaku sengaja menyanggong korban dari jarak jauh. Sehingga saat korban mulai bergerak, pelaku langsung bisa membuntutinya, dan terjadila tindak pidana bacokan tersebut," terangnya kepada beritajatim.com, Kamis malam (8/12/2016).

Kapolsek menambahkan, pelaku ini mengaku kalau ia melakukan tindak penganiayaan tersebut kepada korban, karena menduga selama dua tahun terakhir ini korban disinyalir menjalin hubungan asmara dengan istri pelaku.

"Lantaran hubungannya itu membuat rumah tangga pelaku dengan istrinya sedikit renggang, jadi korban merasa kesal dan langsung membacok korban untuk melampiaskan kekesalannya," ucapnya kepada beritajatim.com.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek sepanjang 5 cm di pelipis sebelah kiri. Korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kejayan, sehingga pelaku langsung ditahan di polsek setempat.

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara," pungkasnya. [beritajatim.com

Senin, 05 Desember 2016

Elite Media News

KPK sebut Kapolri sudah minta maaf

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mengatakan, pertemuan dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga membahas
Ketika itu, Tito mengatakan bahwa berkali-kali diperiksa KPK, Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama tidak menjadi tersangka, namun diperiksa Polri justru Ahok menjadi tersangka.
Menurut Agus mengenai pernyataan itu, Tito juga sudah meminta maaf. Menurut Kepala LKPP itu, Tito pada Jumat itu juga langsung mengirim pesan WhatsApp kepadanya.
"Sudah lama, seketika itu. Beliau WA (WhatsApp) ke saya pada waktu itu (minta maaf)," kata Agus usai pertemuan dengan Kapolri di KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 5 Desember 2016.
Agus mengakui tidak lagi mempersoalkan masalah itu. Sebab dia memahami ucapan itu muncul karena situasi saja.  "Kami menyadari situasi pada waktu itu. Itu saja," kata Agus. (viva.co.id)

Baca Juga :Kapolri minta maaf ke Ketua KPK, terkait pernyataan demi 212